HOME
Advertisement
Ketua Umum KADIN Indonesia: “ Kalangan Pengusaha Meminta Insentif Pemerintah di Sektor Riil PDF Cetak E-mail
Rabu, 11 April 2007
“Kondisi tersebut diperparah dengan daya beli masyarakat menengah ke bawah di tanah air belum membaik. Selain itu, terjadi ketidakselarasan antara membaiknya makro ekonomi dan kondisi mikro ekononi, khususnya sektor rill yang masih stagnan” kata Hidayat.
Sesuai penilaian Kadin Indonesia, Hidayat mengatakan, apabila sektor riil, khususnya manufaktur ingin tumbuh lebih cepat, mulai sekarang harus dibicarakan bentuk insentif lain, misalnya pajak.
Hidayat menjelaskan, insentif dapat berupa penurunan pajak penghasilan (PPh) badan dari 30% menjadi 25% mulai tahun depan. Selain itu, penyelesaian berbagai peraturan perundangan yang masih dirancang, seperti UU PPh dan PPN, UU Minerba, RPP Pesangon, reformasi birokrasi dipercepat, realisasi infrastruktur, serta keberpihakan energi untuk manufaktur nasional.
“Kalau mau realistis, pemerintah harus berpikir secara bisnis” jelas Hidayat.

Hidayat menyatakan: “ Sudah saatnya pemerintah memberikan dorongan lebih keras untuk sektor riil menyusul persaingan yang semakin ketat di pasar global.”

Di lain pihak, Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia, Sandiaga S Uno menilai, dengan kenaikan harga minyak dunia maka inflasi pun akan merangkak naik.

“Dalam kondisi itu, suku bunga seharusnya bisa turun karena The Fed akan menurunkan rate seiring melambatnya pertumbuhan. Keadaan seperti ini harusnya bisa dimanfaatkan, Bank Indonesia sudah agresif, tetapi perbankan justru lambat mengantisipasinya” kata Sandiaga.

Sementara itu, Ketua Umum Asosiasi Pertekstilan Indonesia, Benny Sutrisno mengatakan, kenaikan harga minyak dunia memicu lonjakan biaya distribusi. Namun, disisi lain, likuiditas global bertambah besar dan suplai uang meningkat.
“Dampak turunannya bila suku bunga naik, dipastikan biaya produksi akan naik juga, yang pada akhirnya konsumen harus membayar lebih besar untuk suatu produk” katanya.
 
< Sebelumnya   Berikutnya >

Polling

Bagaimana menurut pendapat anda tentang pelayanan Kadin?
 

Syndicate


Login Form






Kata Sandi hilang?
Belum terdaftar? Daftar

Sedang Aktif